Translate

Selasa, 31 Maret 2015

#Bahasa Indonesia 2

Tugas  4 : Manfaat Komputer


Tugas  4 : Manfaat Komputer

Pada jaman sekarang kebutuhan manusia semakin beragam. Teknologi dan sains yang makin maju dan berkembang. Komputer adalah alat elektronik paling banyak diperlukan. Komputer dibuat pada jaman perang dunia ke-2. Komputer pada masa itu bertugas untuk misi-misi tertentu. Komputer dari generasi pertama sampai generasi kelima.
Manfaat komputer sebagai berikut :
1.    Mempermudah pekerjaan manusia.
2.    Membantu dalam berhitung.
3.    Sebagai alat komunikasi jarak jauh.
4.    Dapat menyimpan data berupa tulisan ataupun angka.
5.    Sebagai saranan pendidikan.
Manfaat komputer  saat ini sudah mencakup ke wilayah pedesaan sehingga orang desa dapet belajar internet untuk mengetahui berbagai berita yang ada di manca negara.
Komputer juga mempunyai keburukan antara lain :
1.    Terdapat virus yang dapat merusak perangkat lunak dan perangkat keras.
2.    Terjadi kejahatan dunia maya, seperti hacker.
3.    Menjadikan manusia sebagai induvidualisme.
4.    Merusakan kesehatan apabila berjam-jam terlalu lama di depan layar komputer.

Komputer saat ini beraneka ragam dari bentuk hingga sesuai kebutuhan pemakainya. Jenis komputer dibagi 2 yaitu :
1.    Komputer server
Adalah Komputer yang sebagai pengontrol aliran data yang masuk dan keluar dari berbagai komputer sehingga memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem jaringan dan mampu aktif dalam waktu yang lama serta memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari komputer lain yang berada dalam jaringan tersebut.
2. Komputer Personal (PC)
Adalah jenis komputer yang memiliki segudang lebih manfaat. Tergantung dari penggunanya, komputer jenis ini memiliki kemampuan yang memang jauh lebih rendah dari komputer server akan tetapi fungsi dan manfaat dari komputer ini juga tergantung dari kemampuan pengguna.




#Bahasa Indonesia 2

Tugas 3 : Pengertian Ekonomi


Istilah pengertian ekonomi menurut bahasa berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos  dan Nomos. Oikos berarti keluarga atau rumah tangga. Nomos berarti peraturan atau aturan. Menurut istilah yaitu manajemen rumah tangga atau perarturan rumah tangga. Jadi, pengertian ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang kegiatan manusia yang berkaitan dengan distribusi, konsumsi dan produksi pada suatu barang dan jasa.
Ekonomi pada era modern ini sangat pesat. kebutuhan makhluk sosial yang semakin tinggi serta produsen harus menyimbangkan keinginan para konsumen agar produksi mereka selalu dibeli dan memberi kemudahan. Ekonomi tiap negara berbeda-beda kebutuhan  yang mereka perlukan.




#Bahasa Indonesia 2

Tugas  2 : Ibu Pergi ke Pasar


Ibu pergi ke pasar. Ibu mengendarai sepedah motor.
S     P        O            S                  P                O
ibu belanja kebutuhan keluarganya. Ibu di pasar
           S      P                               O                        S     P 
 membeli daging, telur dan sayur mayur. Ibu juga membeli bahan kue
    O                             K                                 S               P                     O       
           untuk acara arisan. Jarak tempuh yang di butuhkan ibu dari rumah   ke
            K                                 S                                 P         O
 pasar sekitar 15 menit.
                        K 

#Bahasa Indonesia 2

Tugas 1 : Tentang Saya



Saya bernama Andini Eka Pawitri. Saya dilahirkan di Jakarta, 23 Januari
  S       P                     O                         S                 P         O                     K
1994.
  K
Saya berkuliah di Universitas Gunadarma Fakultas Ilmu Komputer Jurusan
   S        P                               O                                             K
Sistem Informasi. Saya bertempat tinggal di Cibubur. Saya anak pertama dari
            K                     S         P              O                K         S         P        
2 bersaudara. Saya senang memasak di waktu luang. Saya mempunyai
            O             S                 P                                 K            S                  P
Hewan peliharaan yaitu kucing yang bernama Romi dan Romlah.

                        O                                             K

Minggu, 16 Maret 2014

Teori Organisasi Umum 2#

Pengalaman Berorganisasi Pada Saat Dibangku sekolah
                Mendengar kata organisasi mungkin kita kita tidak asing lagi, banyak defenisi dari kata organisasi dari menurut para ahli sampai di artikan secara umum nya.
Kita berorganisasi dari hal terkecil yaitu keluarga sendiri lambat laun dengan bertambah usia dan jenjang pendidikan serta pergaulan kita mengenal organisasi itu .
Berorganisasi dalam keluarga seperti kita belajar merapikan kamar sendiri , menyiapkan buku pelajaran , mengerjarkan pr dan lain-lain. Secara tinggal langsung kita mengenal berorganisasi .
Pengalaman pertama berorganisasi dengan banyak orang pada saat di bangku SD (Sekolah Dasar) beroganisasi melalui ekstrakulikuler yaitu pramuka dan itu diwajiban untuk siswa nya supaya mereka terbiasa mengenal para pahlawan pas jaman perang dulu , mengernal simbol-simbol mengunakan batu , pohon ataupun bendera serta cara menolong korban pada saat terluka dengan membuat melangkar dan cara pembalutan .
                Berorganisasi dalam pemilihan ketua kelaspun saya alami pada saat itu perpikir apa itu pemimpin ? bagaimana jadi seorang pemimpin ? bagaimana rasa tanggung jawab seorang pemimpin itu ? bertanya-tanya dalam pikiran saya saat awal kelas 5 SD dan saya pengen rasain bagaimana rasa bertanggung jawab itu dalam salah satu pelajaran PPKN .
Dengan beranikan diri saya ikut mencalon kan dan terpilih jadi ketua kelas sesuai pilihan suara dari teman-teman saya. Menjadi pemimpin gini loh rasa nya ini baru lingkup kecil dan usia anak-anak gimana seorang presiden memimpin negara ini dengan jumlah puluhan juta bahkan ribuan jiwa di negara ini ?
                Masa SD berlaku sekarang masa SMP , hemmm SMP adalah masa dimana perubahan masa anak-anak menuju masa remaja segala hal ingin dia tahu ini itu untuk pengalaman dalam hal positif tentu nya .
Organinasi kali ini saya memilih PMR beda dari masa SD , kenapa engak dilanjutin dalam mikiran saya ? enggak jawab nya karna tujuan saya ingin mencoba segala sesuatu yang beda enggak harus 1 tujuan aja dalam hidup ini.
PMR dalam mikiran saya itu bagaimana menangani orang sakit karna cita-cita saya dulu ingin menjadi dokter singkat cerita gitu . Tapi tidak lupa juga saya ikut berorganisasi dalam kelas juga , kenapa enggak ikutan OSIS sekalian aja ? enggak ah karna tempat ajang kakak kelas sok kadang berkuasa iya engga jaman dulu gitu biar dikenal anak kelas bukan kinerja kerja dari OSIS sendiri kembali ke PMR .
                Enggak jauh berbeda dengan pramuka juga dengan PMR . tapi beda nya dia membantu korban sakit , mengobati lebih tepat nya menolong korban saat terluka .
Coba belejar lebih banyak lagi itu dalam PMR , sampai akhir nya calon juga jadi ketua dengan kerajinan dan ke mau kita apa yag kita mau kita bisa .
Nah , jadi pemimpin lagi kan. Cara dan sikap mengajarkanpun berbeda. Awal nya enggak mudah , dengan sikap saya yang kadang rada dieman dibanyak orang suka gerogi .
Tapi lihat anak kelas semangat juga seperti saya dulu jadi peyemangat juga . semangatttt kakak.....
Disini kita juga bisa sharring tentang apa yang kalian enggak tahu sampai kritik dan saranpun saya terima .
Kita juga berbaur dengan organisasi lain yang ada disekolah saya pada saat itu.
Hari senin itu hari dimana saya tugas maklum upacara banyak yang pingsan ataupun sakit berasa jadi dokter kecil. Bukan hanya menolong si sakit tapi kita juga pantau yang siap siaga menolong. Saya juga diselalu di UKS tapi dirolling setiap minggu agar adik kelas saya merasakan juga.
Hampir setahun saya di organisasi tersebut dan menyerahkan tanggung jawab ini ke adik kelas saya fokus UN. Hampir lupa kita juga enggak berorganisasi di lingkup sekolah tapi keluar sekolah juga menyatu dengan alam.
                Masa SMP berlalu anak SMA sekarang ciiieeee makin besar tanggung jawab nya nih. Organisasi kelas tetap sama ya tapi rada berbeda pola pikir semakin matang , sikap dan tanggung jawab harus benar.
PASKIBRA itu mungkin enggak asing lagi tiap 17-an Agustus selalu kalian lihat di televisi tepat nya saira langsung dari istana negara.
Lanjuttt..... PASKIBRA beuh belajar baris berbaris enggak itu doang ternyata . kalau yang mau jadi polisi atau tentara wajib deh biar lulus tes nya kata kakak kelas begitu.
Tidak terlalu lama di organisasi paskibra ini sebab mama ngomel mulu anak nya seharian diluar rumah , kan anak baik enggak boleh melawan orang tua hehehehe.....
Walaupun sayang untuk ditinggal juga penuh kenangan nya. Walaupun sudah enggak aktif kadang saling sapa menyapa dengan anggota lain nya silaturahmi harus dong.
                Organisasi dikelas saja itu saja walaupun dikelas tapi kita ada acara juga seperti belajar bersama bukan hanya dengan teman tapi mengajak guru juga.
Tapi bagi saya masa bergoranisasi di SMA itu benar-benar berasa soal nya kan mengakhir masa remaja kita ke arah masa ke dewasaan dalam dunia luar disana.
                Lulus SMA ngegalau pasti ya ? iya galau mau kerja apa kuliah ? hahahahaha
Itu berasa banget bagi saya orang tua menyetujui untuk lanjut. Nah , disini di uji lagi ?
Dengan berbeda orang sampe suku bangsa betul kan ? coba tanya dengan teman kalian pasti jawab nya nya berbeda ada yang jakarta , padang , palembang , bogor dan lain-lain nya .
Bingung mau ikutan organisasi apa ? banyak banget. Pengen ini itu di ikutin mencoba hal yang beda lain.
Salah satu saya ikutin , saya ingin banyak mengetahui lingkungan kampus , organisasi apa saja dan lain-lain nya. Dari situ juga gak bertahan lama ingin mengetahui saja seluk beluk nya.
Tidak lupa juga organisasi dalam kelas juga , lain lagi nih kerja nya kalau masa sekolah dulu guru datang sendiri dibangku kuliah kadang kita nyari dosen. Beradaptasi dengan lingkungan baru cara organisasi yang baru .

                Berorganisasi saya masih banyak kekurangan tidak menghasilkan prestasi ataupun piala tapi saya bangga dan bersyukur dengan beroganisasi saya bisa merasa kan tanggung jawab , sopan santun , tata krama , pemimpin dan masih banyak lagi hal positif nya. Ditugas softskill kali ini saya ceritakan organisasi saya . saya dapat kesimpulan berorganisasi tidak hanya dari definisi yaitu sekelompok atau sekumpulan orang-orang dalam suatu lembaga yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Akan tetapi berorganisasi adalah tahap belajar dan pola pikir kita apa kita mau tidak akan selalu sejalan ada saja halangan nya dengan berorganisasi pula kita banyak tahu , banyak bebenah diri kita untuk orang lain bukan sekedar diri sendiri tapi kita bisa membawa diri kita ke orang lain dengan ilmu yang kita dapat di organisasi itu sendiri. Tidak usah skala besar skala kecilpun bisa , ada kemauan pasti ada jalan , ada niat pasti ada usaha .

Jumat, 29 November 2013

TEORI ORGANISASI UMUM #3

TUGAS KE-3


Pengertian Komunikasi
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'.Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another).
Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi.Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran.Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan.
Komunikasi yaitu suatu cara atau proses penyampaian informasi secara lisan dan tulisan ke orang lain baik dengan gerak tubuh untuk menyampaikan informasi nya.


Unsur komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik.Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
-         Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
-         Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
-         Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
-         Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
-         Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
-         Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol").



 Bagaimana menyalurkan ide melalui komunikasi ?
Cara menyalurkan ide melalui komunikasi ada 2 cara yaitu proses menyalurkan ide melalui komunikasi secara primer dan prose menyalurkan ide melalui komunikasi secara sekunder.
-          Proses penyaluran komunikasi secara primer
Proses penyaluran komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media.
Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah pesan verbal (bahasa), dan pesan nonverbal (kial/gesture, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya) yang secara langsung dapat/mampu menerjemahkan pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan.
-         Proses penyaluran komunikasi sekunder
Proses penyaluran komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama.
Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam menyampaikan komunikasike karena komunikan sebagai sasaran berada di tempat yang relatif jauh atau jumlahnya banyak. Surat, telepon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film, dsb adalah media kedua yang sering digunakan dalam komunikasi.

         
Hambatan Komunikasi
-         Hambatan komunikasi secara fisik : jenis hambatan fisik seperti orang tuna wicara yaitu tidak bisa berbicara seperti orang kebanyakkan dan memakai komunikasi dengan gerakan tubuh seperti tangan.

-         Hambatan komunikasi secara semantik : jenis hambata ini tentang tata cara berbahasa yang kurang baik secara makna denotatif.
Ada 3 hambatan komunikasi secara semantik :
-         Adanya pengucapan kata atau istilah karena terlalu cepat berbicara.
contoh: partisipasi menjadi partisisapi
-         Adanya perbedaan makna dan pengertian pada kata-kata yang pengucapannya sama
Contoh: bujang (Sunda: sudah; Sumatera: anak laki-laki)
-         Adanya pengertian konotatif
Contoh: secara denotative, semua setuju bahwa anjing adalah binatang berbulu, berkaki empat. Sedangkan secara konotatif, banyak orang menganggap anjing sebagai binatang piaraan yang setia, bersahabat dan panjang ingatan.

-         Hamabatan komunikasi secara psikologis dibedakan menjadi beberapa diantar :
a.   Perbedaan kepentinga
b.   Prasangka
c.   Stereotip

      Klasifikasi komunikasi dalam organisasi terbagi menjadi :
Dari segi sifatnya :
a. Komunikasi Lisan
b. Komunukasi Tertulis
c. Komunikasi Verbal
d. Komunikasi Non Verbal
Dari segi arahnya :
a. Komunikasi Ke atas
b. Komunikasi Ke bawah
c. Komunikasi Diagonal Keatas
d. Komunikasi Diagonal Kebawah
e. Komunikasi Horizontal
f. Komunikasi Satu Arah
g. Komunikasi Dua Arah
 Menurut Lawannya :
a. Komunikasi Satu Lawan Satu
b. Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
c. Kelompok Lawan Kelompok
 Menurut Keresmiannya :
a. Komunikasi Formal
b. Komunikasi Informal


   Faktor-faktor pengaruh organisasi
Faktor-faktor pengaruh organisasi melalui intern dan ekstern .
          Faktor intern dalah penyebab perubahan yang berasal dari dalam organisasi yang bersangkutan, yang dapat berasal dari berbagai sumber antara lain:
-         Problem hubungan antar anggota,
-         Problem dalam proses kerja sama,
-         Problem keuangan.

Hubungan antar anggota yang kurang harmonis merupakan salah satu problem yang lazim terjadi. Dibedakan menjadi dua, yaitu: problem yang menyangkut hubungan atasan bawahan (hubungan yang bersifat vertikal), dan problem yang menyangkut hubungan sesama anggota yang kedudukannya setingkat (hubungan yang bersifat horizontal). Problem atasan bawahan yang sering timbul adalah problem yang menyangkut pengambilan keputusan dan komunikasi.
          Faktor  ekstern adalah penyebab perubahan yang berasal dari luar, atau sering disebut lingkungan. Organisasi bersifat responsive terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya. Oleh karena itu, jarang sekali suatu organisasi melakukan perubahan besar tanpa adanya dorongan yang kuat dari lingkungannya. Artinya, perubahan yang besar itu terjadi karena lingkungan menuntut seperti itu. Beberapa penyebab perubahan organisasi yang termasuk faktor ekstern adalah perkembangan teknologi, faktor ekonomi dan peraturan pemerintah.
         

Proses perubahan organisasi
Yaitu melakukan suatu cara yang lebih baik atau memperbaikin yang sudah ada.
Langkah nya seperti :
-         Mengadakan  pengkajian
-         Mengadakan  identifikasi
-         Menetapkan perubahan
-         Melakukan evaluasi
   
   
Ciri-ciri prngembangan organisasi
Suatu strategi pendidikan yang kompleks yang dimaksudkan untuk mengubah keyakinan, sikap, nilai, dan struktur organisasi sehingga mereka dapat lebih beradaptasi dengan teknologi baru, pemasaran dan tantangan, dan tingkat yang memusingkan perubahan itu sendiri. Maka Pengembangan organisasi yang efektif memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Merupakan strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional, yang memiliki sasaran jelas berdasarkan diagnosa yang tepat tentang permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
 Merupakan kolaborasi antara berbagai pihak yang akan terkena dampak perubahan yang akan terjadi.
Menekankan cara-cara baru yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja seluruh organisasi dan semua satuan kerja dalam organisa
Mengandung nilai humanistik dimana pengembangan potensi manusia menjadi bagian terpenting.
Menggunakan pendekatan komitmen sehingga selalu memperhitungkan pentingnya interaksi, interaksi dan interdependensi antara berbagai satuan kerja sebagai bagian integral di suasana yang utuh.
Menggunakan pendekatan ilmiah dalam upaya meningkatkan efektivitas organisasi.


 Metode pengembangan organisasi
Tujuan utama Pengembangan Organisasi adalah untuk perbaikan fungsi organisasi itu sendiri. Peningkatan produktivitas dan keefektifan organisasi membawa implikasi terhadap kapabilitas organisasi dalam membuat keputusan berkualitas dengan melakukan perubahan terhadap struktur, kultur, tugas, teknologi dan sumber daya manusia. Pendekatan utama terhadap hal ini adalah mengembangkan budaya organisasi yang dapat memaksimalkan keterlibatan orang dalam pembuatan keputusan yang efektif dalam organisasi.
Menurut Robbins (1984), usaha PO pada umumnya diarahkan pada dua tujuan akhir, yaitu peningkatan keefektifan organisasi dan peningkatan kepuasan anggotanya. Lebih lanjut, Robbins merinci tujuan PO sebagai berikut:
(1) Meningkatkan tingkat kepercayaan dan dukungan di antara anggota organisasi;
(2) Meningkatkan timbulnya konfrontasi terhadap masalah organisasi baik dalam
kelompok maupun antar-kelompok, sebagai kebalikan dari to sweeping problem 
under the rug;
(3) Terciptanya lingkungan dimana otoritas peran yang ditetapkan ditingkatkan dengan
otoritas berdasarkan pengetahuan dan keterampilan;
(4) Meningkatkan keterbukaan komunikasi secara horisontal, vertikal dan diagonal;
(5) Menaikkan tingkat antusiasme dan kepuasan personal dalam organisasi;
(6) Menemukan solusi yang sinergis terhadap masalah; dan
(7) Menaikkan tingkat responsibilitas diri dan kelompok dalam perencanaan dan implementasi.

     Pengertian kemimpian
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.Cara alamiah  mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi.Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.


 Tipe-tipe kepemimpinan
Ada enam tipe kepemimpinan yang diakui keberadaannya secara luas.
1) Tipe pemimpin Otokratis
Yaitu seorang pemimpin yang otokratis adalah seorang pemimpin yang:
•   Menganggap organisasi sebagai milik pribadi
•   Mengidentikan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi
•   Menganggap bawahan sebagai alat semata- mata
•   Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat
•   Terlalu bergantung kepada kekuasaan formalnya
•   Dalam tindakan penggerakannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan punitif (bersifat menghukum)
2) Tipe Militeristis
Yaitu seorang pemimpin yang bertipe militeristis adalah seorang pemimpin yang memiliki sifat- sifat:
•   Sering mempergunakan sistem perintah dalam menggerakkan bawahannya
•   Senang bergantung pada pangkat dan jabatan dalam menggerakkan bawahannya
•   Senang kepada formalitas yang berlebih- lebihan
•   Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan
•   Sukar menerima kritikkan dari bawahan
•   Menggemari upacara- upacara untuk berbagai acara dan keadaan
3) Tipe Paternalistis
Yaitu seorang pemimpin yang:
•   Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
•   Bersikap terlalu melindungi
•   Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan dan inisiatif
•   Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya.
•   Sering bersikap maha tahu
4) Tipe Kharismatis
Hingga kini para pakar belum berhasil menemukan sebab- sebab mengapa seorang pemimpin memiliki kharisma, yang diketahui adalah bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seorang menjadi pemimpin yang kharismatis, maka sering dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supernatural powers).
5) Tipe Laissez Faire
Yaitu seorang yang bersifat:
•   Dalam memimpin organisasi biasanya mempunyai sikap yang permisif, dalam arti bahwa para anggota organisasi boleh saja bertindak sesuai dengan keyakinan dan hati nurani, asal kepentingan bersama tetap terjaga dan tujuan organisai tetap tercapai.
•   Organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi terdiri dari orang- orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi, sasaran yang dicapai, dan tugas yang harus dilaksanakan oleh masing- masing anggota.
•   Seorang pemimpin yang tidak terlalu sering melakukan intervensi dalam kehidupan organisasional.
•   Seorang pemimpin yang memiliki peranan pasif dan membiarkan organisasi berjalan dengan sendirinya
6) Tipe Demokratis
Yaitu tipe yang bersifat:
•   Dalam proses penggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia adalah makhluk termulia di dunia
•   Selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari para bawahannya
•   Senang menerima saran, pendapat bahkan kritik dari bawahannya
•   Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses dari padanya.
•   Selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan kerja tim dalam usaha mencapai tujuan
•   Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin
•   Para bawahannya dilibatkan secara aktif dalam menentukan nasib sendiri melalui peran sertanya dalam proses pengambilan keputusan.


               Teori-teori kepimpinan
Teori orang-orang terkemuka
Bernard, Bingham, Tead dan Kilbourne menerangkan kepemimpinan berkenaan dengan sifat-sifat dasar kepribadian dan karakter.
 Teori lingkungan
Mumtord, menyatakan bahwa pemimpin muncul oleh kemampuan dan keterampilan yang memungkinkan dia memecahkan masalah sosial dalam keadaan tertekan, perubahan dan adaptasi. Sedangkan Murphy, menyatakan kepemimpinan tidak terletak dalam dari individu melainkan merupakan fungsi dari suatu peristiwa.
 Teori personal situasional
Case (1933) menyatakan bahwa kepemimpinan dihasilkan dari rangkaian tiga faktor, yaitu sifat kepribadian pemimpin, sifat dasar kelompok dan anggotanya serta peristiwa yang diharapkan kepada kelompok.
Teori interaksi harapan
Homan (1950) menyatakan semakin tinggi kedudukan individu dalam kelompok maka aktivitasnya semakin meluas dan semakin banyak anggota kelompok yang berhasil diajak berinteraksi.
 Teori humanistik
Likert (1961) menyatakan bahwa kepemimpinan merupakan proses yang saling berhubungan dimana seseorang pemimpin harus memperhitungkan harapan-harapan, nilai-nilai dan keterampilan individual dari mereka yang terlibat dalam interaksi yang berlangsung.
 Teori pertukaran
Blau (1964) menyatakan pengangkatan seseorang anggota untuk menempati status yang cukup tinggi merupakan manfaat yang besar bagi dirinya. Pemimpin cenderung akan kehilangan kekuasaaanya bila para anggota tidak lagi sepenuh hati melaksanakan segala kewajibannya.



Sumber :

Sabtu, 26 Oktober 2013

Teori Organisasi Umum #2

Struktur organisasi

Struktur adalah bagian yang tersusun sesuai urutan.
Struktur organisasi yaitu suatu bagian yang terdiri dari sekelompok orang sebagai wadah untuk mencapai tujuan.


Bentuk-bentuk Organisasi :

-          Organisasi politik
Yaitu kumpulan sekelompok orang yang bernaung dalam politik.
-          Organisasi sosial
Yaitu sekumpulan orang yang saling berinteraksi secara langsung.
-          Organisasi mahasiswa
Yaitu sekumpulan orang yang berada dalam sebuah organisasi yang bersifat tentang perkuliahan ataupun non-perkuliahan serta sebagai tempat aspirasi.
-          Organisasi olahraga
Yaitu sekumpulan orang terutama atlet yang dimana menginformasikan tentang profesi nya sehingga mempermudah mengetahui tentang perolahragaan.
-          Organisasi sekolah
Yaitu sekumpulan orang dari kepala sekolah , guru , murid serta penjaga sekolah dalam sebuah sekolah.
-          Organisasi negara
Yaitu sekumpulan orang yang berperan penting tuk maju tidak sebuah negara tersebut.
-          Organisasi pemuda
Yaitu sekumpulan anak remaja sebagai tempat menjalurkan pikiran tentang apa yang ingin dia lakukan tuk orang banyak dan berguna.


Desain struktur organisasi modern :
-          Struktur tim
-          Organisasi virtual
-          Organisasi nirbatas
  

Faktor-faktor penentu organisasi :
-          Strategi
-          Ukuran teknologi
-          Teknologi
-          Lingkungan

Pengertian konflik

Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Konflik yaitu proses dua orang atau lebih yang umum nya dari permasalahan yang bersifat kurang baik.

Konflik menurut para ahli :
Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.

Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing–masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri–sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.

Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.
Konflik bisa terjadi ada nya komunikasi , sebagian besar konflik terjadi akibat komunikasi yang tidak baik dan perilaku buruk. 

Menurut Myers, Jika komunikasi adalah suatu proses transaksi yang berupaya mempertemukan perbedaan individu secara bersama-sama untuk mencari kesamaan makna, maka dalam proses itu, pasti ada konflik (1982: 234).
Konflik pun tidak hanya diungkapkan secara verbal tapi juga diungkapkan secara nonverbal seperti dalam bentuk raut muka, gerak badan, yang mengekspresikan pertentangan (Stewart & Logan, 1993:341). Konflik tidak selalu diidentifikasikan sebagai terjadinya saling baku hantam antara dua pihak yang berseteru, tetapi juga diidentifikasikan sebagai perang dingin antara dua pihak karena tidak diekspresikan langsung melalui kata–kata yang mengandung amarah.


Teori-teori konflik :
Ada tiga teori konflik yang menonjol dalam ilmu sosial :
-          Teori konflik C. Gerrtz, yaitu tentang primodialisme.
-          Teori konflik Karl. Marx, yaitu tentang pertentangan kelas.
-          Teori konflik James Scott, yaitu tentang Patron


Penyebab konflik :
-          Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
-          Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
-          Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.


Jenis-jenis konflik menurut Dahrendorf, konflik dibedakan menjadi 6 macam :
-          Konflik antara atau dalam peran sosial (intrapribadi).
-          Konflik antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
-          Konflik kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
-          Konflik antar satuan nasional (kampanye, perang saudara).
-          Konflik antar atau tidak antar agama.
-          Konflik antar politik.
-          konflik individu dengan kelompok.


Akibat konflik :
-          Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (ingroup) yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
-          Keretakan hubungan antar kelompok yang bertikai.
-          Perubahan kepribadian pada individu, misalnya timbulnya rasa dendam, benci, saling curiga dan lain-lain.
-          Kerusakan harta benda dan hilangnya jiwa manusia.
-          Dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.
  

Strategi penyelesaian konflik :

-         Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
-           Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
-           Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
-          Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
-          Penghindaran
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.


Contoh dari konflik :
Konflik Vietnam berubah menjadi perang. Konflik Timur Tengah merupakan contoh konflik yang tidak terkontrol, sehingga timbul kekerasan. hal ini dapat dilihat dalam konflik Israel dan Palestina.
Konflik Katolik-Protestan di Irlandia Utara memberikan contoh konflik bersejarah lainnya.
Banyak konflik yang terjadi karena perbedaan ras dan etnis. Ini termasuk konflik Bosnia-Kroasia (lihat Kosovo), konflik di Rwanda, dan konflik di Kazakhstan.


Motivasi
Motivasi adalah proses dimana memberikan kita pelajaran untuk menjadi lebih baik. Ada 3 elemen utama dalam definisi ini adalah :
-          Intensitas
-          Arah
-          Ketekunan


Berdasarkan teori motivasi  :

Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.

Teori X dan teori Y Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan. Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Teori motivasi kontemporer David McClelland, pencetus Teori Kebutuhan teori motivasi kontemporer bukan teori yang dikembangkan baru-baru ini, melainkan teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi karyawan.
 Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:
-          kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
-          kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
-          kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.

Teori evaluasi kognitif adalah teori yang menyatakan bahwa pemberian penghargaan-penghargaan ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya memuaskan secara intrinsik cenderung mengurangi tingkat motivasi secara keseluruhan.Teori evaluasi kognitif telah diteliti secara eksensif dan ada banyak studi yang mendukung.

Teori penguatan adalah teori di mana perilaku merupakan sebuah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya jadi teori tersebut mengabaikan keadaan batin individu dan hanya terpusat pada apa yang terjadi pada seseorang ketika ia melakukan tindakan

Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan.


Faktor yang mempengaruhi motivasi :
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Motivasi
Motivasi sebagai proses batin atau proses psikologis dalam diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain :
1.       Faktor Ekstern
Lingkungan kerja
Pemimpin dan kepemimpinannya
Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
Dorongan atau bimbingan atasan

2.      Faktor Intern
Pembawaan individu
Tingkat pendidikan
Pengalaman masa lampau
Keinginan atau harapan masa depan.


Prose pengambilan keputusan
            Merupakan proses menentukan suatu jalan keluar dalam permasalahan dengan cara bermusyawarah dengan tujuan agar mendapatkan solusi yang terbaik.
            Keputusan terdiri dari :
-          Keputusan Strategis, keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dari suatu organisasi.
-          Taktis, keputusan yang diambil oleh manajemen menengah.
-          Keputusan Operasional, keputusan yang dibuat oleh manajemen bawah.

Proses Pengambilan Keputusan menurut para Ahli
Menurut Herbert A Simon, proses pengambilan keputusan pada hakekatnnya terdiri atas tiga langkah utama, yaitu :
  •            Kegiatan Intelejen

Menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan untuk mengambil keputusan
  •           Kegiatan Desain

Menyangkut pembuatan pengembangan dan pengaanalisaan berbagai rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
  •   Kegiatan Pemilihan

Menyangkut pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari berbagai alternative yang tersedia.


Menurut Scoot dan Mitchell, proses pengambilan keputusan meliputi :
-          Proses pencarian tujuan
-          Formulasi tujuan
-          Pemilihan alternative
-          Mengevaluasi hasil
                                                  



sumber :